Showing posts with label DO. Show all posts
Showing posts with label DO. Show all posts
Wednesday, April 21, 2021
Perbedaan Air Mineral dan Demineral dari Segi Kandungan Serta Manfaatnya
April 21, 2021
Perbedaan Air Mineral dan Demineral - Kriteria air minum yang baik dikonsumsi pada dasarnya adalah air yang tidak berbau, tidak berasa, jernih dan bersih. Saat ini di pasaran terdapat beberapa jenis air minum yang beredar seperti air mineral, demineral dan alkali. Mungkin sebagian orang atau bahkan banyak orang yang belum mengetahui apa saja perbedaan dari ketiga air ini.
Karena bergantung pada sumber air itu diperoleh dan proses pengolahannya membuat komposisi air sangat bervariasi. Air sendiri terdiri dari mineral dan beberapa senyawa-senyawa organik lain yang berasal dari alam. Kandungan senyawa ini dapat kita ketahui dengan mengukurnya menggunakan alat uji kualitas air atau water test kit.
Perbedaan Air Mineral dan Demineral
Penting untuk mengetahui kandungan dari air yang diminum karena semua orang membutuhkan air untuk hidup. Akan tetapi, tidak semua air sama. Oleh karena itu, Yuk kenali mengenai perbedaan dari ketiga jenis air minum tersebut.
Tidak sama seperti air minum biasa, air mineral berasal dari mata air bawah tanah. Air mineral juga tidak melalui proses kimia sehingga kaya akan mineral. Air mineral biasanya mempunyai kandungan pH antara 6 hingga 8.5 dan mempunyai kandungan beberapa zat seperti kalium, kalsium dan magnesium di dalamnya.
Air mineral alami merupakan air minum yang diperoleh langsung dari sumber air alami atau di bor dari sumur dalam, pengertian tersebut menurut Peraturan Menteri Perindustrian RI. Proses pengolahannya juga harus terhindar dan terkendali dari pencemaran mikrobiologi, kimiawi dan fisik.
Beberapa manfaat bagi kesehatan dari kandungan mineral yang diambil dari sumber mata alami yaitu diantaranya :
- Membantu memperbaiki sistem imunitas
- Dapat membantu mengatasi sembelit, hal ini dikarenakan air mengandung senyawa magnesium yang bersifat mengikat air sehingga kotoran lebih akan menjadi lebih lunak
- Menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit
- Memperlancar sirkulasi darah
- Mendukung kesehatan tulang
Sedangkan air demineral merupakan air minum yang diproduksi secara artifisial atau buatan dan telah melalui proses deionisasi dan distilasi, pengertian tersebut menurut WHO atau World Health Organization.
Pengertian air mineral tersebut senada dengan yang terdapat pada Peraturan Kemenperin yaitu air demineral merupakan air minum dalam kemasan yang diperoleh melalui proses pemurnian secara reverse osmosis atau RO, deionisasi dan destilasi. Nilai pH yang dimiliki air demineral biasanya antara 5 hingga 7,5 bila diukur menggunakan alat pengukur kualitas air.
Dengan kata lain, perbedaan air mineral dan demineral adalah air demineral tidak mengandung mineral karena sejumlah senyawa pada air demineral hilang akibat proses penguapan dan pendidihan.
Banyak orang untuk mengkonsumsi air demineral. Akan tetapi, air demineralisasi mengandung mineral seperti natrium kalium, magnesium, dan kalium dengan konsentrasi rendah, pernyataan tersebut menurut sebuah penelitian dari Environmental Research. Sehingga apabila air demineralisasi ini dikonsumsi secara terus menerus dapat meningkatkan risiko kekurangan mineral pada tubuh.
Namun disisi lain, air demineral juga memiliki manfaat baik diantaranya :
- Mengurangi risiko masuknya senyawa yang membahayakan tubuh.
- Mengurangi risiko beberapa jenis penyakit, karena proses destilasi sehingga semua kuman mati.
- Dan beberapa mengatakan bahwa air demineral baik dikonsumsi saat sedang sakit, tapi ini belum terbukti secara ilmiah.
Monday, August 12, 2019
Oksigen Terlarut
August 12, 2019
Oksigen Terlarut - Apakah Anda pernah mengetahui larangan untuk tidak boleh mengganti air di siang hari? Hal ini sebenarnya memang ada benarnya karena pada suhu hangat kemampuan kadar oksigen terlarut cenderung berkurang.
Lantas apa itu kadar Oksigen Terlarut atau Dissolved Oxygen tersebut?
Kadar oksigen terlarut merupakan jumlah oksigen yang terlarut yang ada dalam air. Disebut oksigen terlarut karena memang ada di dalam air, seperti halnya zat zat lain seperti solids (TDS) yang ada di dalam air. Oksigen terlarut ini tentu tidak dapat kita lihat secara kasat mata karena memang sudah terlarut di dalam air.
Kadar DO dapat kita ukur menggunakan alat uji kualitas air / water test kit seperti halnya TDS meter. Pengukuran ini akan menghasilkan satuan ppm (part per million). Sebagai contoh misalnya oksigen terlarut sekitar 5 ppm, hal ini berarti ada 5 miligram oksigen terlarut dalam setiap 1 liter air tersebut.
Oksigen Terlarut
Untuk dapat mengukurnya kita memerlukan alat tersebut, Anda bisa mendapatkannya di CV. Java Multi Mandiri. Apabila Anda mempunyai kolam ikan maupun aquarium untuk menambahkan oksigen terlarut Anda dapat menambahkan aerasi ke dalamnya.
Lantas, apa peran oksigen terlarut yang ada di dalam air?
Dalam skala aquarium atau aquascape, oksigen memang sedikit banyak dibantu oleh hasil fotosintesis, tapi meningkatkan kadar oksigen terlarut akan membuat bakteri lebih sehat dan efeknya kerja filter akan maksimal (ingat bakteri mengurai amonia). Kalau di tempat produksi ikan baik aquarium maupun kolam, kadar oksigen yang cukup yang jelas akan membuat ikan lebih sehat dan tidak terlihat mengeluarkan mulutnya untuk mengambil udara. Amonia terurai dengan cepat mencegah ikan keracunan.
Kesimpulan : DO merupakan salah satu hal yang penting dalam satu ekosistem, memperhatikan DO akan membuat kinerja filter maksimal. Tidak hanya butuh power pompa besar saja. Jika mengalami masalah ikan mati pas ganti air/pengiriman siang hari, bukan karena ikannya keangetan tapi mostly karena kadar oksigen terlarutnya berkurang. Jangan lupa, aerasi itu naikin pH.
Subscribe to:
Posts (Atom)

